Berita Kota – Haridharma Kuasai Divisi I, Sunny TS Terbaik Divisi II

Berita Kota – Senin, 21 Juli 2008

Dua pembalap Indonesia Haridharma Manopo (Djarum TTI) dan Sunny TS (Honda Jakarta Center-Petronas Racing Team) mencatat hasil bagus pada putaran keenam Asian Touring CAr Super 1500 Max Challenge di Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (20/7). Haridharma dengan Toyota New Vios-nya, tampil menjadi juara kategori divisi I, sedangkan Sunny dengan Honda Jazz Vtec, menjuarai divisi II.

Perlombaan Asian Touring Car Super 1500 Max Challenge ini berlangsung menegangkan. Empat pembalap unggulan Fadzil Alang, Syafig Ali (Proton Axle Racing), Haridharma (Djarum TTI) dan Sunny TS (HJC-PRT) yang start dari urutan belakang, langsung melesat di putaran awal. Bahkan Sunny yang berada pada urutan keempat start mampu menyodok dan memimpin lomba di putaran pertama. Namun kendaraan Sunny, yang masuk kategori divisi II tidak mampu membendung pembalap dari Divisi I Faidzil, Syafiq & Hari di lap-lap berikutnya. Sunny pun memilih tampil aman dengan posisi keempat overall dan di urutan terdepan divisi II.

Haridharma akhirnya tampil menjadi juar setelah sukses mempercundangi Faidzil Alang & Syafiq Ali. Ironisnya kedua pembalap Malaysia itu saat ini tengah memimpin klasemen sementara di kelas ini. Haridharma mencatat waktu waktu tercepat 27 menit, 34.090 detik, Juara Kedua ditempati Fadzil Alang dengan waktu 27:38,456 detik, diikuti Syafiq Ali dengan 27:45,402 detik.

“Saya gembira mampu menjadi juara dengan mengalahkan pimpinan klasemen sementara. Apalagi ini kiprah pertama saya di Asian Touring. Saya akui persaingan sangat ketat sehingga gelar ini sangat bermakna bagi saya dan tim Djarum TTI”, ujar Haridharma.

Sukses ini membuat Haridharma bersemangat untuk bisa terus mengikuti seri ini. Kendari demikian semua tergantung dari manajemen timnya. “Semoga dengan sukses ini akan menjadi modal saya untuk bisa berkiprah di arena yang lebih tinggi lagi,” tegasnya.

Dibelakang mereka menyusul Sunny TS dengan waktu 29:06,489 detik dengan menempati peringkat keempat overall dan juara pertama divisi II. Dibelakang Sunny menyusul Fino Saksono ( Harapan Masa) dan pembalap senior Chandra Alim ( ASH Motorsport). Ketiga pembalap ini sempat saling senggol untuk memperebutkan peringkat dua divisi II.

“Wajar saya tidak mampu menyaingi tiga pembalap divisi I itu karena spesifikasi kendaraan kami berbeda. Kendaraan mereka boleh dimodifikasi dengan menggunakan ban slick (balap), tetapi kendaraan kami tidak boleh. Begitu pula bannya kami menggunakan ban untuk jalan raya, meski sama-sama ban michelin,” papar Sunny.

Terlepas dari itu, Sunny mengaku masih menjuarai divisi II. Apalagi persiapannya sangat mepet untuk mengikuti kejuaraan ini. Baru hari Kamis kemarin, Sunny diputuskan ikut sehingga timnya harus gerak cepat menyiapkan kendaraanya.

“Meski saya sempat tidak mengikuti sesi latihan bebas pertama Jumat pagi, tetapi kami masih mampu mengukir gelar juara. Ini berkat kerja keras seluruh tim yang mendukung saya secara maksimal,”tegas Sunny. yang musim depan ingin tampil penuh di Asian Touring ini.